Penggunaan Platform Tiktok dan Instagram untuk Menaikkan Omset Coffee Shop Titik Temu di Sekipan, Tawangmangu
DOI:
https://doi.org/10.56456/dimaseta.v4i2.189Keywords:
Media Sosial, Tiktok, Instagram, Pemasaran, UMKMAbstract
Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada UMKM Coffee Shop Titik Temu yang berlokasi di kawasan wisata Sekipan Tawangmangu tentang pentingnya pemasaran digital dan meningkatkan kemampuan dalam pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi adalah belum adanya strategi pemasaran digital dan masih mengandalkan metode word of mouth sehingga jangkauan konsumen belum optimal. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif pada seluruh tahapan kegiatan. Kegiatan tersebut meliputi observasi, wawancara, analisis permasalahan, perencanaan strategi, hingga implementasi pemasaran digital. Pendampingan berfokus pada penggunaan platform Instagram dan TikTok secara optimal melalui pembuatan konten secara visual dan video pendek yang menarik, konsisten, serta sesuai dengan karakteristik penonton. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman pemilik dan pengelola UMKM Titik Temu terhadap pentingnya strategi pemasaran digital, serta tumbuhnya kesadaran mengelola konten media sosial secara konsisten. Setelah kegiatan ini diharapkan UMKM Coffee Shop Titik Temu mampu mengimplementasikan penggunaan media sosialnya untuk promosi digital sehingga meningkatkan jangkauan konsumen dan omzet.




















