Inovasi Lumpia Singkong Sebagai Upaya Menambah Penghasilan Ibu PKK Kampung Pondok Kabupaten Klaten
DOI:
https://doi.org/10.56456/dimaseta.v4i2.169Keywords:
Inovasi, Lumpia Singkong, PenghasilanAbstract
Singkong merupakan bahan pangan pengganti nasi selain jagung yang dikonsumsi masyarakat Indonesia di berbagai daerah. Pengolahan singkong menjadi lepet, gethuk lindri, gemblong dan olahan makanan lain. Lumpia yang biasa dikonsumsi biasanya terbuat dari tepung terigu dan telur dengan isian ayam. Lumpia singkong merupakan inisiatif tim pengabdian setelah melakukan pengamatan mudahnya memperolah singkong di kebun warga. Inovasi lumpia singkong dipilih sebagai alternatif pengolahan singkong. Kaum ibu PKK Kampung Pondok sebagian besar merupakan ibu rumah tangga yang penghasilannya berasal dari suami. Tim pengabdian mengajarkan inovasi lumpia singkong agar dapat dimanfaatkan sebagai penambah penghasilan ibu rumah tangga Kampung Pondok. Tujuan pengabdian menjalin kerjasama dengan ibu PKK kampung Pondok serta menambah penghasilan bagi ibu rumah tangga dengan memanfaatkan singkong sebagai bahan inovasi. Metode pengabdian yang dilakukan berupa pelatihan secara langsung bersama tim pengabdian bersama ibu rumah tangga yang sudah mendaftarkan diri bersedia untuk praktek bersama. Pengabdian ini diharapkan berkelanjutan dalam pelatihan pengemasan dan promosi agar produk lumpia singkong semakin dikenal dan diminati di pasaran.




















